Sejarah

Sejarah

Palang Merah Indonesia adalah salah satu Organisasi Kemanusiaan yang ada di Indonesia. Keberadaannya diperkuat dengan Keputusan Presiden RIS No. 25 tahun 1950 serta diperkuat dengan Keputusan Presiden No. 246 Tahun 1963. Adapun tugas pokok utamanya adalah membantu pemerintah dalam memberikan pertolongan pertama pada korban bencana alam dan korban perang sesuai dengan isi Konvensi Jenewa 1949.

Pada tahun 1970, pemerintah mengesahkan berdirinya PMI Provinsi DKI Jakarta sebagai Markas Daerah yang saat ini diketuai oleh Ibu Hj. Rini Sutiyoso. Selain tugas pokoknya, PMI juga mendapat tugas lainnya dari pemerintah Indonesia yakni sebagai pengelola donor darah serta transfusi darah, seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 2011 tentang Pelayanan Darah.

Pada tanggal 17 September 1970, PMI Kota Jakarta Pusat disahkan sebagai Markas Kota Jakarta Pusat yang berperan dalam melayani masyarakat di wilayah Jakarta Pusat dalam kegiatan kemanusiaan. PMI Kota Jakarta Pusat memberikan bantuan kemanusiaan berupa Pelayanan Dapur Umum saat bencana, Klinik Markas, Pelayanan Ambulan, Pengecekan Golongan Darah Gratis, Bantuan Natura saat terjadi bencana, Pelayanan Dukungan Psikososial, serta Penyuluhan Penyakit Tidak Menular.

Saat ini PMI Kota Jakarta Pusat terletak di Jl. Pecenongan No. 82 Jakarta, tercatat sebanyak 245 warga yang menjadi sukarelawan PMI dalam wadah Korps Sukarelawan (KSR), 2597 siswa/i yang menjadi anggota PMR baik tingkat Mula, Madya, maupun Wira, serta 346 relawan yang tergabung dalam wadah SIBAT di delapan Kecamatan se Kota Jakarta Pusat.

Pengembangan dan peningkatan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat akan terus ditingkatkan oleh PMI Kota Jakarta Pusat. Hal ini dilakukan agar masyarakat Kota Jakarta khususnya wilayah Kota Jakarta Pusat dapat terpenuhi kebutuhan akan pelayanan kemanusiaannya. Padatnya penduduk kota Jakarta menjadi hal utama penyebab terjadinya kelalaian dalam kemanusiaan, dengan adanya pelayanan kemanusiaan oleh PMI diharapkan semua itu dapat diminimalisir. Dengan kondisi tersebut, PMI Kota Jakarta Pusat mengajak warga serta pengusaha di wilayah Kota Jakarta Pusat untuk berpatisipasi memberikan bantuan kenanusiaan dalam kegiatan penggalangan dana kemanusiaan yang dilakukan oleh PMI